Biodata Ahmad Dhani

BIODATA DHANI

Tinggi badan : – cm
Berat Badan : – kg
Hobi : Seni
Ukuran baju : 16,5
Ukuran sepatu : 43-44
Ukuran celana : 31
Makanan favorit : Masakan jawa timur / Masakan cina
Makanan yg paling tidak disukai : -
Minuman favorit : Es blewah
Minuman yg paling tidak disukai : -
Kebiasaan buruk : Iseng
Sifat buruk : Arogan
Hal yg paling tidak disukai : Pengecut
Lagu Dewa yang paling disukai : Roman Picisan
Lagu Dewa yang tidak disukai : Kangen
Lagu Dewa yang paling rumit : Roman Picisan
Lagu Dewa yang paling gampang : Kangen
Kota Favorit untuk concert : Banyak..
Kota paling heboh saat concert : Kudus, Jepara, Jambi, Jakarta
Tempat nongkrong favorit : Rumah
Paling ingin ketemu dengan siapa : Paul Mc cartney
Binatang yang disukai : Harimau
Binatang yg tidak disukai : Rayap
Buah yang disukai : Semangka
Buah yg tidak disukai : -
DHANI PROFILEDhani Ahmad Prasetyo yang dikenal akrab dengan Dhani Manaf atau Ahmad Dhani dilahirkan di Jakarta 26 Mei 1972, anak pertama dari tiga bersaudara hasil pernika-
han antara Eddy Abdul Manaf dengan Joyce Theresia Pamela. Dadang S. Manaf seorang gitaris dan komposer legendaris musik Indonesia adalah kakaknya dari lain ibu, karena itu Dhani sangat mengenal musik semenjak masa kecilnya.
Wataknya yang keras dan penuh percaya diri, dan agak temperamental adalah sifat yang menonjol pada cowok jebolan SMUN 2 Surabaya ini. Aransemen musik dan harmonisasi vokal yang menjadi ciri khas Dewa 19 adalah hasil kreasinya yang sangat diilhami oleh kelompok musik asal Inggris, Queen. Sejak masih SD, ia sudah menggilai band ini hingga koleksi albumnya di rumah mencapai lebih dari 50 keping.

Ambisinya untuk meraih puncak tertinggi dalam bermusik dengan Dewa 19 terlihat jelas semenjak mereka mendirikan Dewa pada tahun 1986. Obsesi ini membuat dirinya sering tidak takut untuk berbeda pendapat dengan orang lain, yang mengakibatkan banyak yang menganggap dia arogan, tapi tidak sedikit juga yang memuji kejeniusannya dalam bermain musik.

Pernikahannya dengan Maia Estianty di tahun 1996 dan setelah hadirnya tiga orang anak mereka, Ahmad Al Ghazali, Ahmad Jalaluddin Rumi dan Ahmad Abdul Qodir Jaelani, mungkin merupakan puncak kebahagiaan Dhani dalam hidupnya, namun ini tidak menyurutkan ambisi-ambisinya seperti mendirikan studio sendiri, merintis solo karir, dan menjadi produser yang berhasil menerbitkan beberapa orang penyanyi yang sekarang sudah mempunyai nama besar.

Band Legenda Favorit : Queen, The Beatles, Led Zeppelin, U2, Duran Duran, REM, Uzeb, Casiopea.
Band Sekarang Favorit : SoundGarden, Stone Temple Pilots, TribalTech, Linkin Park.
Keyboardis Favorit : Tony Banks, Lyle Myas, Tony Kay, Keith Jarret
Gitaris Favorit : Brian May, Scott Henderson, Frank Gambale
Bassis Favorit : John Deacon, Marcus Miller
Drummer Favorit : John Bonham, Roger Taylor, Art Blakey
Vokalis Cewek Favorit : Alanis Morisette, Madonna, Juliana Hetfield, Sarah Vaughn, Avril Lavigne.
Vokalis Cowok Favorit : Freddie Mercury, John Lennon , Bono, Beck, Seal
Film Favorit : God Father, Bugsy, Good Fellas Scarface
Serial TV Favorit : Sex and the city.
Aktor/Aktris Favorit : Al Pacino, Robert De Niro, Warren Beaty, Meg Ryan
Model Favorit : Kate Moss, Milla Jovovich
Tempat Santai Favorit : Sunset Boulevard, Bali, Sydney
Mobil Gacoan : Mercy S600

BIODATA ANDRA

Tinggi badan : 172 cm
Berat Badan : 63 kg
Hobi : Games, movie, sport
Ukuran baju : M
Ukuran sepatu : 41 / 42
Ukuran celana : 30
Makanan favorit : bakmi kadin
Makanan yg paling tidak disukai : -
Minuman favorit : Teh Manis
Minuman yg paling tidak disukai : -
Kebiasaan buruk : Molor
Sifat buruk : Males
Hal yg paling tidak disukai : Menunggu
Lagu Dewa yang paling disukai : Roman Picisan
Lagu Dewa yang tidak disukai : Cintailah Cinta
Lagu Dewa yang paling rumit : Persembahan Dari Surga
Lagu Dewa yang paling gampang : Kamulah satu-satunya
Kota Favorit untuk concert : Bandung, Surabaya
Kota paling heboh saat concert : Malang, Surabaya
Tempat nongkrong favorit : Pondok Indah Mall, rumah
Paling ingin ketemu dengan siapa : Joe Satriani
Binatang yang disukai : Hamster
Binatang yg tidak disukai : Tikus
Buah yang disukai : Semua buah
Buah yg tidak disukai : -
ANDRA PROFILEAndra Junaidi dilahirkan pada tanggal 17 Juni 1972 sebagai anak bungsu dari enam bersaudara hasil pernikahan pasangan A. Ramadhan dan S.M. Fadilah.
Andra mengaku terlambat mengenal musik, karena baru SMP lewat ekskul musik
lah ia mulai tertarik pada musik. Pertama ia bermimpi untuk menjadi seo-
rang drummer terkenal, tapi karena masalah biaya untuk membeli Drum sangat mahal dan setelah melihat teman2nya asyik memetik gitar, hobinya pun berganti. Bermodal gitar pinjaman, ia mulai belajar gitar, dan memang karena bakat, kemampuan dan teknik permainannya berkembang sangat pesat.
Di SMPN 6 inilah, Andra bertemu dengan Dhani, Wawan, dan Erwin kemudian mereka sepakat untuk membentuk band dengan nama Dewa. Aliran rock yang pertama mereka geluti akhirnya pindah ke jazz akibat pengaruh Erwin.

Masalah kemudian bergelayut pada kehidupan Andra yaitu ketika ia harus memilih antara karirnya sebagai pemusik atau meneruskan kuliahnya di jurusan
desain interior. Dengan pertimbangan yang matang, akhirnya Andra memilih untuk terus meniti karir di dunia musik, tapi bukan berarti langkahnya tetap
mulus, karena kedua orang tuanya tidak setuju kalau Andra harus melepaskan bangku kuliahnya. Layaknya orang tua biasa, mereka ingin melihat Andra meraih gelar sarjana seperti kelima kakaknya yang sudah selesai. Tapi akhirnya kedua orang tuanya mau mengerti dan memang terbukti pilihan Andra tepat. Setelah melepaskan kuliahnya, konsentrasinya ke Dewa 19 membuat kreativi-
tasnya lebih tergali. Kontribusi Andra terhadap komposisi lagu Dewa 19 tak bisa dipungkiri.

Pada tahun 1999 Andra menikah dengan Ismulia Permatasari dan sudah dikaruniai seorang putri yaitu Yasmeen Fadilah dan seorang putra yang diberi nama Timur Zavier.

Band Legenda Favorit : Led Zeppelin, The Police, Duran Duran, U2, Rush.
Band Sekarang Favorit : Foo Fighter, Garbage, Weezer, Disturbed.
Keyboardis Favorit : Chick Corea, Indra Lesmana.
Gitaris Favorit : Joe Satriani , Dave Navarro, Scott Henderson, Pat Metheny.
Bassis Favorit : Flea, Jeff Berlin
Drummer Favorit : Jeff Porcaro, Abe Laboriel
Vokalis Cewek Favorit : Alanis Morisette, Sarah Vaughn
Vokalis Cowok Favorit : Bono, Sting.
Film Favorit : Toy Story, Heat, The Hand That Rock The Craddle, God Father Trilogy.
Serial TV Favorit : Coach, Bart Simpsons, X-Files
Aktor/Aktris Favorit : Robert De Niro, Joe Pesci, Al Pacino.
Model Favorit : Nadya Hutagalung.
Tempat Santai Favorit : Kamar, PI Mall, Bioskop
Mobil Gacoan : BMW 23

BIODATA ONCE

Tinggi badan : 180 cm
Berat Badan : 74 kg
Hobi : Main bola, Baca buku, nonton TV
Ukuran baju : M
Ukuran sepatu : 42,5
Ukuran celana : 31 / 32
Makanan favorit : Ikan
Makanan yg paling tidak disukai : Makanan berlemak, pete, terong
Minuman favorit : Orange Juice
Minuman yg paling tidak disukai : Hard Liquor
Kebiasaan buruk : Susah tidur & susah bangun
Sifat buruk : Kurang komunikatif
Hal yg paling tidak disukai : Penipuan
Lagu Dewa yang paling disukai : Kosong
Lagu Dewa yang tidak disukai : Separuh Nafas
Lagu Dewa yang paling rumit : Persembahan dari Surga
Lagu Dewa yang paling gampang : Separuh Nafas
Kota Favorit untuk concert : Jakarta
Kota paling heboh saat concert : Malang
Tempat nongkrong favorit : -
Paling ingin ketemu dengan siapa : -
Binatang yang disukai : Anjing, kuda
Binatang yg tidak disukai : Kodok, cacing
Buah yang disukai : Mangga
Buah yg tidak disukai : Sawo
ONCE PROFILECowok kelahiran 21 Mei 1970 ini mempunyai nama lengkap Elfonda Mekel, yang biasa dipanggil Once. Lulusan Fakultas Hukum UI ini memulai karir musik ketika ia diajak oleh adiknya untuk mengikuti festival antar SMA di Jakarta yang diadakan oleh Cockpit enterprise. Selain menyanyi Once juga cukup menguasai berbagai alat musik antara lain: piano, drum dan gitar. Dan pernah bergabung dengan beberapa band antara lain : Brawijaya dan Dimensi. Band-band ini kebanyakan membawakan lagu orang (cover version). Baru dalam band Java Burns, yang kemudian berubah menjadi Bottoms Up (cikal bakal grup band Getah) Once membawakan lagu – lagu karya sendiri. Sekitar permulaan tahun ’90an. Once pertama kali rekaman sebagai vokalis dalam sebuah album kompilasi lagu pop dan pada tahun yang sama mengeluarkan mini album yang bertajuk ”Seribu Angan” bersama Pay (BIP), Ronald (ex Gigi) dan Alm Andi Liani.
Pada tahun 1993 s/d 1997 Once menghilang dari blantika musik Indonesia, disebabkan gangguan pada pita suaranya, sehingga menyebabkan dia tidak bisa bernyanyi pada kurun waktu tersebut. Waktu yang cukup lama itu dihabiskannya utnuk menyelesaikan Studi dan bekerja disebuah perusahaan konstruksi dan lembaga penelitihan hingga tahun 1998. Tapi karena keinginan bermusik yang begitu besar dalam dirinya dan setelah pita suaranya kembali sembuh, Once memutuskan untuk kembali ke dunia musik dan bergabung dengan Dewa pada tahun 1999.

Band Legenda Favorit : Queen, The Beatles, The Police, Led Zeppelin, U2
Band Sekarang Favorit : Muse, Coldplay, Soundgarden.
Keyboardis Favorit : Rick Wakeman.
Gitaris Favorit : Brian May, The Edge, Jimmy Page.
Bassis Favorit : John Deacon, Paul McCartney.
Drummer Favorit : John Bonham, Neil Peart, Stewart Copeland.
Vokalis Cewek Favorit : Alanis Morrisette, Avril Lavigne, Kate Bush.
Vokalis Cowok Favorit : Freddy Mercury, Seal, Bono, Jeff Buckley, Al Jerrau.
Film Favorit : Starwars Trilogy, Matrix, Gladiator.
Serial TV Favorit : Startrek, X-files, Tom & Jerry.
Aktor/Aktris Favorit : Leonard Nimoy, Al Pacino.
Model Favorit : Linda Evangelista.
Tempat Santai Favorit : Kep. Seribu.
Mobil Gacoan : Porche.

BIODATA TYO

Tinggi badan : 173 cm
Berat Badan : 67 kg
Hobi : Baca, nonton, gambar, sightseeing (Jalan2 & liat2)
Ukuran baju : M / L
Ukuran sepatu : 43 / 9
Ukuran celana : 31
Makanan favorit : Sate ayam, Pempek, chicken steak, popcorn
Makanan yg paling tidak disukai : Pete, jengkol, kikil, bakso urat
Minuman favorit : Juice buah, kelapa muda, lemon Tea, Champagne, wine
Minuman yg paling tidak disukai : Jamu
Kebiasaan buruk : Susah tidur & susah bangun
Sifat buruk : Gampang bosan
Hal yg paling tidak disukai : Urusan gw dicampuri, privacy terganggu
Lagu Dewa yang paling disukai : Cemburu (butuh skill tinggi)
Lagu Dewa yang tidak disukai : Cinta @ Misteri
Lagu Dewa yang paling rumit : Cemburu
Lagu Dewa yang paling gampang : Lagu Cinta
Kota Favorit untuk concert : Bandung (seru tapi tertib)
Kota paling heboh saat concert : Cirebon
Tempat nongkrong favorit : Cafe (di plaza senayan)
Paling ingin ketemu dengan siapa : Monica Bellucci, Jacky Chan
Binatang yang disukai : Anjing, panda, harimau, simpanse
Binatang yg tidak disukai : Kecoa, nyamuk, lalat
Buah yang disukai : Semua
Buah yg tidak disukai : Jeruk purut
TYO PROFILENama lengkapnya Setyo Nugroho atau biasa dipanggil Tyo Nugros dilahirkan di Jakarta, 21 Desember 1970. Tyo yang pernah kuliah di Percussions Institute of Technology (PIT) Musicians Institute (MI), Hollywood, Amerika pernah bertemu dengan banyak orang, antara lain Joe Porcaro (ayah drummer TOTO, Jeff Porcaro, alm.) Dari situlah ia belajar teknik bermain drum yang baik. Antara lain, bagaimana memegang stick dan ia juga mendapatkan pelajaran semua jenis musik, jazz, metal, dan lain-lain. Dari sekian banyak orang, Tyo menganggap Matt Laug (drummer yang pernah bekerja sama dengan Alanis Morissette <http://www.alanismorissette.com&gt; dan The Corrs) sebagai orang yang paling berperan dalam membentuk dirinya sebagai pemain drum. Sekarang, pukulan yang diajarkan Laug itulah yang banyak diterapkan Tyo untuk menggarap musik Dewa 19. Tyo juga pernah tergabung dalam kelompok Getah (Underground Gothic), Sic Mynded (Underground Gothic), Fariz RM Trio (Pop Creative), Haris Ioni Band (Funky Rock) dan Ahmad Band (Alternative Rock). Serta menjadi Additional Musician untuk musisi dan penyanyi lain seperti : Anang, Ari Lasso, Baron, Tere, Reza, Iwan Fals dan lain-lain.

Band Legenda Favorit : The Police, Casiopea, Uzeb, Chick Corea Electric Band, Yes, King Crimson.
Band Sekarang Favorit : Dream Theater, Radio Head, Dave Matthews Band, Planet X.
Keyboardis Favorit : Eddie Jobson, Chick Corea.
Gitaris Favorit : Steve Vai, Steve Lukather.
Bassis Favorit : Sting, Alain Caron.
Drummer Favorit : Phill Collins, Bill Bruford, Dave Weckl, Stewart Copeland.
Vokalis Cewek Favorit : Bjork, Tori Amos.
Vokalis Cowok Favorit : Seal, David Lee Roth, Peter Gabriele, Nik Kershaw
Film Favorit : Semua Film Bruce Lee, Rush Hour, Saving Private Ryan, Friday 13th.
Serial TV Favorit : -
Aktor/Aktris Favorit : Bruce Lee, Jacky Chan, Robert De Niro, Al Pacino, Collin Farrell, Monica Belluci.
Model Favorit : Gizelle, Rebeca Romijn Stamos.
Tempat Santai Favorit : Hawai, Universal Studio.
Mobil Gacoan : Rolls Royce, Mobil Sport.

BIODATA YUKE

Tinggi badan : 174 cm
Berat Badan : 54 kg
Hobi : Billiard, Remote Control, Riding Moge
Ukuran baju : S
Ukuran sepatu : 41 /7,5
Ukuran celana : 29
Makanan favorit : Japanesse Food & Sea Food
Makanan yg paling tidak disukai : Rendang, Nasi Goreng
Minuman favorit : Beer, Kopi, Es Kopyor
Minuman yg paling tidak disukai : Soft Drink
Kebiasaan buruk : merokok kayak kereta api
Sifat buruk : bosenan
Hal yg paling tidak disukai : Orang yang tidak menepati janji
Lagu Dewa yang paling disukai : Cukup Siti Noerbaya (karena bassnya lebih interactive)
Lagu Dewa yang tidak disukai : Kosong
Lagu Dewa yang paling rumit : Cukup Siti Noerbaya
Lagu Dewa yang paling gampang : Kamulah satu-satunya
Kota Favorit untuk concert : Padang (kotanya sejuk, pinggir pantai)
Kota paling heboh saat concert : Aceh
Tempat nongkrong favorit : Citos
Paling ingin ketemu dengan siapa : Sting, Allanis Morisette, Robert De Niro
Binatang yang disukai : Anjing
Binatang yg tidak disukai : Kucing, lalat, nyamuk
Buah yang disukai : Pir, kedondong, bengkuang
Buah yg tidak disukai : Markisa
YUKE PROFILEYuke Sampurna yang lebih dikenal dengan Yuke lahir di Bandung 19 Juni 1968, anak bungsu dari sepuluh bersaudara hasil pernika-
han antara R.T.M Soebrata dengan Ny. Suliningsih. Sebelum menyukai alat musik Bass Yuke terlebih dahulu memainkan alat musik drum ( kelas 3 SMP Negeri 7 Bandung ) setelah masuk SMA mulai mencoba memainkan alat musik dengan empat senar yaitu Bass. Bakat bermain musiknya diperoleh dari kedua orang tua yang juga mahir memainkan berbagai macam alat musik seperti Gitar, biola dan organ. Dan bakat itu sendiri didukung oleh kesembilan orang kakaknya yang juga mempunyai bakat dan ketertarikan dibidang musik.

Dari kecil Yuke tinggal di kota Bandung dan mempunyai teman yang sangat banyak dari mulai SMP sampai SMA, kebiasan buruk waktu SMP adalah suka berantem karena wataknya yang keras tapi lebih mudah bergaul itu adalah salah satu ciri khasnya. Di SMA Yuke sempat mengikuti ekstra kurikuler vokal grup sampai di perguruan tinggi dan mulai ngeband antar sekolah sebagai pemain Bass.

Setelah gagal melewati D3 Sastra Jepang UNPAD dan D3 Tours & Travel STIEPAR Yuke mulai serius meniti karir di jalur musik dan bertemu dengan Deta, Reza & Rika membentuk sebuah Band yang bernama “Odissey” yang sering keluar masuk cafe2 di Bandung membawakan lagu2 disco 80an, setelah berjalan 5 tahun “Odissey” bongkar pasang personil dan sekitar tahun 1997 berganti nama menjadi “The Groove”. Pada Tahun 1999 Yuke bersama Bandnya merelease album pertama mereka. Yuke adalah salah satu motor yang membuat band ini menembus blantika musik Indonesia dengan warnanya sendiri.

Pada waktu Yuke dan Bandnya sering tampil di cafe2, dia bertemu dengan seorang gadis yang sedang menonton aksi panggungya, gadis itu bernama lengkap Namara Surtikanti yang belakangan lebih akrab di panggil Kikan “Cokelat”. Setelah melewati proses pacaran selama hampir 2 tahun Yuke memastikan bahwa Kikan adalah pasangan hidupnya pada tanggal 02 bulan Februari tahun 2002. Pada tanggal 21 Januari 2003 pasangan tersebut dikaruniai seorang putri yang di beri nama Shira Sampurna dan pada tanggal 27 April 2004 semakin genap kebahagian mereka dengan lahirnya putra kedua yang di beri nama Kei Sampurna.

Pada tahun pertengahan 2000 di salah satu cafe di jakarta Yuke bertemu dengan Once & Tyo, mereka menawarkan untuk membantu Tur Dewa di 36 kota sebagai additional player dan Yuke waktu itu masih sibuk dengan Bandnya. Pada tahun 2002 Yuke kembali bertemu dengan manajer Dewa di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta dan kembali mendapat tawaran kedua untuk membantu Tur Mistikus sebagai additional player. Yuke harus mengambil keputusan yang cukup sulit, setelah dipikirkannya matang2 maka Yuke merima tawaran tersebut dan resmi menjadi personil tetap Dewa.

Pada tahun 1986, empat siswa SMPN 6 Surabaya mulai merenda mimpi – mimpi indah menjadi musisi terkenal. Dengan kemampuan pas – pasan mereka mengibarkan bendera DEWA. Nama ini bukan sekedar gagah – gagahan, melainkan akronim dari nama mereka berempat : Dhani Manaf [Keyboard, Vokal], Erwin Prasetya [Bass], Wawan Juniarso [Drum], dan Andra Junaidi [Gitar]. Waktu itu kegilaan mereka pada musik sudah terlihat. Tidak jarang masing – masing terpaksa bolos sekolah, sekedar untuk bisa
ngumpul dan genjrang – genjreng memainkan alat musik. Rumah Wawan di jalan Darmawangsa Dalam Selatan No. 7, yang terletak di salah satu sudut komplek Universitas Airlangga, menjadi markas mereka karena disana terdapat seperangkat alat musik walaupun seadanya namun Dewa bisa berlatih sepuasnya.
Yang membedakan Dewa dengan grup Surabaya lainnya ketika itu adalah warna musik yang mereka mainkan. Kalau grup lain gemar membawakan aliran heavy metal milik Judas Priest atau Iron Maiden, Dewa muncul dengan lagu – lagu milik Toto yang lebih ngepop. Hanya semuanya berubah ketika Erwin yang doyan jazz mulai memperkenalkan musik fudion dari Casiopea. Andra dan Dhani yang semula manteng di jalur rock, akhirnya ikutan juga. Format musik Dewa pun perlahan – lahan bergeser, bahkan mereka bukan
cuma memainkan lagu – lagu Casiopea, tapi juga karya dari musisi jazz beken lainnya seperti Chick Corea atau Uzeb. Dhani, Erwin, dan Andra lantas berangan – angan ingin seperti Krakatau atau Karimata, dua kelompok jazz yang lagi kondang saat itu. Ini membuat Wawan murung, penggemar berat musik rock ini merasa warna Dewa sudah keluar jalur. Akhirnya Wawan memutuskan keluar pada tahun 1988 dan bergabung dengan Outsider yang antara lain beranggotakan Ari Lasso. Setahun kemudian menyeberang ke Pythagoras. Posisi Wawan di Dewa lantas digantikan kakak kelasnya, Salman. Nama Dewa pun berubah menjadi Down Beat, diambil dari nama sebuah majalah jazz terbitan Amerika.
Untuk kawasan Jawa Timur dan sekitarnya, nama Down Beat cukup dikenal terutama setelah berhasil merajai panggung festival. Sebut saja Festival Jazz Remaja se-Jawa Timur, juara I Festival band SLTA ’90 atau juara II Jarum Super Fiesta Musik. Sementara itu Pythagoras pun berhasil jadi finalis Festival Rock Indonesia yang digelar promotor Log Zhelebor. Tapi bagi keempat cowok yang secara psikologis masih dalam pencarian jati diri itu, jazz ternyata juga hanya sebuah persinggahan. Begitu nama Slank
berkibar impian mereka pun berubah. Wawan Juniarso segera dipanggil kembali untuk menghidupkan Dewa dan Ari Lasso ikut bergabung. Nama Dewa kembali tegak, bedanya kali ini pakai embel – embel 19 semata karena rata – rata usia pemainnya 19 tahun. Seperti halnya Slank, Dewa 19 pun mencampuradukkan beragam musik jadi satu : pop, rock, bahkan jazz, sehingga melahirkan alternatif baru bagi khasanah musik Indonesia saat itu. Teman sekelas Wawan, Harun rupanya tertarik oleh konsep tersebut dan segera mengucurkan dana Rp. 10 juta untuk memodali teman – temannya rekaman. Tapi karena di Surabaya tidak ada studio yang memenuhi syarat, mereka terpaksa ke Jakarta padahal jumlah dana tadi jelas pas – pasan. Walhasil mereka harus ngirit habis – habisan, segala hal dikerjakan sendiri termasuk mengangkat barang dan sebagainya. Tapi disini musikalitas mereka teruji.
Album perdana, 19 rampung cuma 25 shift saja. Termasuk luar biasa buat ukuran musisi daerah yang baru saja menginjak rimba ibukota. Dengan master di tangan, Dhani gentayangan dari satu perusahaan rekaman satu ke perusahaan rekaman lain pakai bus kota, sementara Erwin, Wawan, Andra dan Ari menunggu hasilnya di Surabaya. Sempat ditolak sana – sini, master itu akhirnya dilirik oleh Jan Djuhana dari Team Records, yang pernah sukses melejitkan Kla Project.Di luar dugaan, angka penjualan album 19 meledak di
pasaran, setelah melewati angka 300.000 kopi, pihak BASF mengganjar mereka dengan dua penghargaan sekaligus. Masing – masing untuk kategori Pendatang Baru Terbaik dan Album Terlaris 1993. Dalam pembuatan album Format Masa Depan diwarnai oleh hengkangnya Wawan Juniarso karena tidak adanya kecocokan diantaranya.
Setelah itu dalam pembuatan album berikutnya Dewa menggunakan additional music untuk drummernya yang antara lain : Ronald dan Rere. Setelah album Terbaik – Terbaik selesai, masuklah Wong Aksan menempati posisi drummer. Namun setelah menyelesaikan pembuatan album Pandawa Lima, pada tanggal 04 Juni 1998 Wong Aksan dikeluarkan dari Dewa 19, sebab pukulan dram Aksan dinilai mengarah ke musik jazz dan sebagai gantinya masuklah Bimo Sulaksono (mantan anggota Netral)
karena dirasakan bahwa Dewa 19 akan konsentrasi dijalur musik rock, dan membutuhkan seorang drummer dengan tipikal permainan musik rock. Bimo pun akhirnya hengkang dari grup ini dan bergabung dengan Bebi untuk membentuk grup Romeo.
Ditengah masalah pergantian personil ditubuh Dewa, masih ada masalah lain yang lebih berat yaitu dua orang personil Dewa Ari & Erwin mengalami ketergantungan Narkoba. Hal ini menyebabkan Dewa vakum dalam dunia musik Indonesia. Ari Lasso yang sangat sulit dihubungi sempat menyebabkan Album bintang 5 tertunda. Erwin memutuskan untuk masuk rehabilitasi dan pesantren untuk menghilangkan kebiasaan buruknya itu. Akhirnya setelah melewati waktu yang cukup lama Erwin berhasil sembuh
total dan mulai mempersiapkan diri untuk menyelesaikan Album ke 5, meskipun Erwin hanya sebagai Additional player. Tapi masalah tidak berakhir sampai disitu, karena Ari Lasso semakin sulit dihubungi, akhirnya Dewa memutuskan untuk mencari pengganti Vokalis yang ikut membesarkan nama Dewa itu. Akhirnya Dhani bertemu dengan Elfonda”Once”Mekel dan mengajak untuk bergabung. Karena posisi drummer masih kosong, Dewa juga memutuskan untuk mencari pengganti Bimo. Kebetulan Once mempunyai teman seorang Drummer yaitu Tyo Nugros yang akhirnya resmi menjadi Drummer Dewa.
Setelah cukup lama menyiapkan materi untuk album ke lima yang bertajuk “Bintang Lima” pada tahun 2000 album ini berhasil di release. Ternyata dengan pergantian 2 orang personil di tubuh Dewa tersebut membawa angin segar, dengan meledaknya Album Dewa yang kelima tersebut. Erwin kembali resmi menjadi bassit Dewa. Dan diharapkan ini adalah formasi terakhir Dewa. Berhasilnya Album kelima memacu Dewa untuk segera membuat Album selanjutnya, yaitu Album enam yang diberi judul “Cintailah
Cinta”. Album ini dipersiapkan secara matang dan terkonsep, sehingga dalam kurun waktu yang cukup singkat akhirnya album ini bisa di release awal tahun 2002. Ditengah-tengah release album keenam ini banyak masalah yang muncul. Diawali dengan kasus judul lagu “Arjuna Mencari Cinta” yang dipermasalahkan dan akhirnya Dewa memutuskan untuk mengganti judul tersebut menjadi “Arjuna”. Belum selesai masalah judul lagu Dewa kembali harus kehilangan seorang personilnya. Erwin mundur dari Dewa kabarnya dipicu beberapa hal yang konon tidak bisa ditolerir lagi , yang berhubungan dengan masalah Manajemen. Dewa memutuskan untuk mencari pengganti Erwin dan muncul satu nama yaitu Yuke bassist band The Groove. Yuke diajak bergabung sebagai additional player. Dengan diterpa berbagai masalah yang silih berganti tersebut tidak menyurutkan semangat Dewa untuk tetap eksis. Bahkan semakin membesarkan namanya sebagai Band yang paling berkibar di blantika musik Indonesia.
Album 1
Judul : Dewa 19
Dirilis : 1992
Label : Team Records


Album 2

Judul : Format Masa Depan
Dirilis : 1994
Label : Aquarius Musikindo


Album 3

Judul : Terbaik Terbaik
Dirilis : 1995
Label : Aquarius Musikindo


Album 4

Judul : Pandawa Lima
Dirilis : 1997
Label : Aquarius Musikindo


Album The Best

Judul : The Best Of Dewa 19
Dirilis : 1999
Label : Aquarius Musikindo


Album 5

Judul : Bintang Lima
Dirilis : 2000
Label : Aquarius Musikindo


Album 6

Judul : Cintailah Cinta
Dirilis : 2002
Label : Aquarius Musikindo

Album Live

Judul : Atas Nama Cinta I & II
Dirilis : 2004
Label : Aquarius Musikindo

Album 7
Judul : Laskar Cinta
Dirilis : 2004
Label : Aquarius Musikindo

Album 8
Judul : Republik Cinta
Dirilis : 2006
Label : EMI Indonesia

Album 9
Judul : Kerajaan Cinta
Dirilis : 2007
Label : EMI Indonesia

About these ads
By Agus Kurniawan Posted in Music

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s